Senjataku

Bissmillahirrahmanirrahim .

Simple saja sebenarnya. Dimulai dari kesenanganku untuk memotret objek-objek "cantik" lalu menyimpannya untuk koleksi pribadi. Hanya untuk kesenangan tersendiri saja tak ada maksud yang lain. Potret sana potret sini. Edit sedikit, wahhh aku sangat menikmatinya. Walau belum meiliki kamera secanggih fotografer profesional tapi aku sudah sangat menikmati proses kerja seni amatiran ini. Memang aku memimpikan kamera baru sejenis dxlr atau mirorrless tapi.... ya sudahlah. Kamera handphone pun jadi untuk saat ini.

Hingga beberapa minggu yang lalu aku mengikuti seminar kekuatan "sosial media" disalah satu hotel di Kota Medan. Seminar itu sedikit membuka pikiranku. Sosmed adalah senjata. Bukan sekedar membagikan informasi tapi sosial media bisa menjadi  senjata kebaikan atau ( penyebar keburukan jika kau mau).

Langsung terlintas dikepalaku "kenapa tak kujadikan sarana mengajak kebaikan saja? Bukankah syurga itu mahal?  bukankah menggapai syurga bisa dengan berbagai cara?malah aku akan sangat bersenang senang".

Baiklah aku pun memulainya. 
Pertama aku membuat nama pena / brand / merek/sign art (terserahlah disebut apa).
 Aku mengabungkan dua suku kata dari nama panjangku. Sahira Shahiba menjadi SaSha→Sasha yang dulu sudah sering kupakai (oiya, nama blogku juga nama ini).  Lalu aku membuat empat pilihan model sign art dari nama tersebut. Bingung memilih, akhirnya aku meminta saran dari teman temanku via WA dan IG untuk menentukan pilihan sign art yang akan kupakai . Akhirnya terpilihlah model dibawah ini. Kata mereka "lebih simpel tapi manis". Baiklah, aku mengikut selera mayoritas saja.
 ok, sign art sudah beres. 
Tahap selanjutnya aku memilih koleksi gambar yang akan dijadikan media seni sekaligus dakwah dalam project simpel ini. Alhamdulillah foto-foto koleksiku cukup banyak. Jadilah aku mencocokan setiap poto dengan kalimat yang yang sesuai. Aku memilih ayat surah Al-Qur'an, hadist, pepatah bijak para sahabat atau quotes dari orang-orang berpengaruh yang menurutku bagus. Contohnya yang ini. Kuambil dari salah satu Hadist Shohih Bukhari Muslim yang ditranslit ke dalam bahasa Inggris. Kenapa bahasa Inggris, supaya anti mainstream, terkesan tidak terlalu religius tapi sebenarnya mengandung arti yang Islami dan harapannya akan ada orang asing yang ikut membacanya. Bukankah dakwah itu universal? ☺. Poto ini kuambil dari taman rumahku yang memang banyak bunganya. Terutama bunga mawar. 








 Tidak semua foto yang kushare kuambil sendiri. Foto-foto dibawah ini contohnya. Foto-foto  ini merupakan foto yang diberikan oleh teman-temankuku. Mereka dengan senang hati membagikannya denganku. Tentu saja aku memintanya dari mereka. (hak cipta itu sangat penting, jadi aku harus meminta izin dari pemilik aslinya). Tentunya foto yang kujadikan media haruslah foto jepretan asli (kalau pun dari temanku, foto tersebut haruslah foto milik mereka sendiri bukan dari orang lain atau media sosmed apalagi google). Aku juga harus memilih foto-foto yang kira-kira bisa menyampaikan pesan yang baik. Pencahayaan yang bagus dan "cantik".

"Cantik itu subjektif  , cantik menurutku belum tentu cantik menurut orang lain, begitu sebaliknya. Maka  jangan memandang sesuatu (apapun itu) hanya dari segi kecantikkannya. Kebaikan yang disampaikan haruslah tepat. Karena sejatinya kecantikan tidaklah mutlak namun kebaikan adalah segalanya"

 Special thanks to Nurhasanah Nasution

 Special thanks to Nurhasanah Nasution

 Special thanks to Nurhasanah Nasution

 Special thanks to Nurhasanah Nasution

 Special thanks to Sukma Ramadhani

 Special thanks to Sukma Ramadhani



InshaAllah akan bertambah dan akan terus bertambah...
InshaAllah...



Komentar